Kehadiran Babinsa Jadi Energi Gotong Royong Warga Bangun Infrastruktur Pengaman Jalan
![]() |
| Foto : tim |
Pembangunan pondasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memperkuat struktur tanah di sepanjang tepi jalan yang rawan mengalami pergeseran, terutama saat musim hujan. Selain berfungsi sebagai penahan tanah, pondasi itu juga diharapkan mampu mencegah terjadinya longsor yang dapat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mohammad Sholeh Ridwan tampak membaur bersama warga, mengangkat material bangunan serta membantu proses pengerjaan pondasi. Kehadirannya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang aman dan berkelanjutan.
Sertu Mohammad Sholeh Ridwan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.
“Pembangunan pondasi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas tanah di tepi jalan agar tidak mudah longsor. Kami hadir untuk membantu warga sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Mualim, mengatakan bahwa pembangunan pondasi penahan tanah tersebut merupakan bagian dari upaya perbaikan infrastruktur desa yang sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, kondisi bibir jalan yang rawan terkikis dan longsor memerlukan penanganan segera agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun menghambat aktivitas warga.
"Perbaikan infrastruktur ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat karena jalan merupakan akses utama yang digunakan setiap hari. Dengan adanya pembangunan pondasi penahan tanah ini, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih aman, kuat, dan mampu bertahan dari potensi longsor," pungkasnya.
Melalui kerja sama yang solid antara Babinsa dan masyarakat, pembangunan pondasi penahan tanah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan akses transportasi warga serta menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. (Tim)


