Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Sukorejo Bantu Petani Berantas Hama Tikus
![]() |
| Foto: tim |
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang — Upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian, Babinsa Sukorejo Koramil 0821-17/Pasrujambe, Serda Khamim Tohari Muslih, dengan turun langsung membantu petani melaksanakan pembasmian hama tikus di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan pembasmian hama tikus tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Tani (Poktan) Argorejo III, bertempat di Dusun Karangtengah. Dalam pelaksanaannya, para petani melakukan pengendalian hama menggunakan racun blerang sebagai salah satu metode efektif untuk menekan populasi tikus yang selama ini menjadi ancaman serius bagi tanaman padi maupun palawija.
Dalam kesempatan itu, Serda Khamim mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada petani, sekaligus wujud nyata dukungan TNI AD dalam program ketahanan pangan di wilayah.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar hama tikus tidak semakin meluas dan merusak tanaman petani. Harapannya hasil panen bisa meningkat dan petani tidak mengalami kerugian,” ujar Serda Khamim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sukorejo, Muhammad Firman, yang memberikan arahan terkait tata cara penggunaan racun blerang secara aman dan tepat sasaran agar hasilnya maksimal namun tetap memperhatikan keselamatan lingkungan.
Muhammad Firman menjelaskan bahwa pengendalian hama tikus perlu dilakukan secara serentak dan berkelanjutan agar efektif. Selain penggunaan racun blerang, petani juga diimbau melakukan kebersihan lahan dan menutup lubang-lubang sarang tikus agar populasi hama dapat ditekan.
“Kalau dilakukan bersama-sama, hasilnya akan jauh lebih efektif. Tikus berkembang sangat cepat, jadi pengendalian harus dilakukan tepat waktu,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua Poktan Argorejo III, Rebbak, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan PPL yang turut membantu petani di lapangan. Menurutnya, sinergi yang terjalin sangat membantu kelompok tani dalam menghadapi serangan hama tikus yang belakangan meningkat.
“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa dan arahan dari PPL. Semoga dengan kegiatan ini lahan pertanian bisa lebih aman dan hasil panen ke depan lebih baik,” ungkap Rebbak.
Kegiatan pembasmian hama tikus berlangsung dengan penuh semangat gotong royong, diikuti oleh anggota kelompok tani yang secara bersama-sama menyusuri area persawahan dan memasang racun pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan tikus.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan serangan hama tikus dapat ditekan secara signifikan, sehingga tanaman petani tetap terjaga dan produktivitas pertanian di Desa Sukorejo semakin meningkat. Babinsa juga menegaskan akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan kerja sama dalam berbagai kegiatan pertanian demi mendukung kesejahteraan masyarakat. (Tim).


