Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jasmani Kuat, Mental Hebat: Babinsa Purorejo Dorong Pelajar Jadi Generasi Tangguh

Foto: tim
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Upaya menyiapkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter terus dilakukan jajaran TNI AD di wilayah teritorial. Hal tersebut ditunjukkan Babinsa Purorejo Koramil 0821-18/Tempursari, Koptu Eko Azis, yang melaksanakan kegiatan pemberian materi kebugaran jasmani yang diikuti 25 siswa sekaligus sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD kepada siswa-siswi SMA Mataram Kecamatan Tempursari. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, pada Rabu (28/1/2026).

Dalam materinya, Koptu Eko Azis tidak hanya memberikan latihan dasar kebugaran jasmani, namun juga menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan fisik sejak usia sekolah sebagai modal utama meraih cita-cita. Para siswa diajak memahami bahwa kedisiplinan, ketahanan fisik, serta mental yang kuat merupakan kunci keberhasilan di berbagai bidang, termasuk bila ingin mengabdi sebagai prajurit TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Eko Azis menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan modal dasar bagi generasi muda dalam meraih masa depan, terutama bagi siswa yang bercita-cita menjadi prajurit TNI.

“Fisik yang bagus tidak datang secara instan, tetapi dibentuk melalui latihan yang teratur, pola hidup sehat, serta disiplin sejak dini. Dengan tubuh yang bugar, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan, baik di dunia pendidikan maupun saat mengikuti seleksi masuk TNI,” terang Koptu Eko Azis di hadapan para siswa.

Selain praktik jasmani, Babinsa juga memberikan sosialisasi terkait mekanisme, persyaratan, dan tahapan penerimaan prajurit TNI AD, sekaligus meluruskan berbagai anggapan keliru yang kerap berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen TNI dilakukan secara transparan, gratis, dan mengutamakan kualitas sumber daya manusia.

Kepala SMA Mataram Tempursari, Rina Azizah, S.Pd, menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini, baik dari sisi fisik, mental, maupun karakter. Menurutnya, pembinaan kebugaran jasmani dan penanaman nilai kedisiplinan sangat penting sebagai fondasi dalam membentuk generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.

“Anak-anak kami adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan. Karena itu, mereka perlu dibekali dengan semangat juang, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan yang kuat,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya pengabdian kepada negara. Kegiatan tersebut juga dinilai mampu membuka cakrawala berpikir siswa terkait pilihan masa depan yang positif dan bermartabat.

Dalam kegiatan itu, berharap para pelajar semakin termotivasi untuk hidup sehat, menjauhi perilaku negatif, serta memiliki orientasi masa depan yang jelas. Kehadiran TNI di tengah dunia pendidikan pun diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan cinta tanah air. (Alf/tim).