Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII Terus Bergulir, Akses Penghubung Desa Mulai Ditata
![]() |
| Foto : tim |
Saat dikonfirmasi Perwira Seksi Teritorial Kodim 0821/Lumajang Ahmad Ely Supriyadi menyampaikan Dalam pelaksanaan tahap VII tersebut, kegiatan difokuskan pada pembersihan lokasi pembangunan serta pemerataan jalan menuju jembatan pemotongan pohon bambu yang berada di sekitar area pekerjaan.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan lebih tertata dan mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi pada tahapan berikutnya," kata dia.
Selain itu, lanjut Ely dirinya menerjunkan personel Koramil untuk membantu melaksanakan perakitan rangka besi bekisting yang menjadi bagian penting dalam persiapan konstruksi beton. Pekerjaan lainnya berupa pemerataan tanah sekaligus pembuatan cakar ayam menggunakan mini excavator untuk mendukung kesiapan struktur dasar jembatan.
Jembatan Garuda tersebut direncanakan memiliki konstruksi beton dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter. Struktur jembatan memiliki kedalaman 5 meter dengan kapasitas beban hingga 8 ton.
"Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai. Tercatat sekitar 2.100 jiwa atau 480 kepala keluarga menjadi penerima manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut," pungkasnya.
Kegiatan pembangunan melibatkan berbagai unsur secara bersama-sama, terdiri dari personel TNI, staf pemerintah desa, masyarakat setempat, serta teknisi. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran proses pembangunan melalui pembagian tugas sesuai bidang masing-masing.
Pembangunan Jembatan Beton Garuda tahap VII diharapkan dapat terus berjalan secara bertahap hingga seluruh konstruksi selesai. Selain memperkuat konektivitas antara Dusun Wonoasih dan Desa Kenongo, keberadaan jembatan nantinya diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah sekitar. (Tim)
