Peduli Kesehatan Mental, Babinsa Banyuputih Kidul Aktif Dampingi Pengawasan Warga ODGJ
![]() |
| Foto: tim |
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Banyuputih Kidul Koramil 0821-12/Jatiroto, Serda Yudik, yang melaksanakan pendampingan bersama tenaga kesehatan dalam kegiatan pengawasan dan pemantauan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), bertempat di Dusun Kambengan RT 017 RW 004, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Bidan Desa, Isnaini, S.Keb, sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi pasien tetap terkontrol, khususnya dalam hal kepatuhan mengonsumsi obat secara rutin. Pendampingan ini juga bertujuan memberikan rasa aman bagi keluarga serta lingkungan sekitar.
Dalam keterangannya, Serda Yudik menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah binaan.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk membantu tenaga kesehatan dalam memastikan pasien ODGJ mendapatkan perhatian yang layak, serta meminimalisir potensi risiko yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat. Kami juga terus memberikan edukasi kepada keluarga agar rutin mengawasi konsumsi obat pasien,” ungkap dia.
Bidan Desa Banyuputih Kidul, Isnaini, S.Keb, menjelaskan bahwa ODGJ merupakan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis berkelanjutan. Menurutnya, pengobatan dilakukan melalui pemberian obat secara rutin serta dukungan keluarga dan lingkungan.
“Yang terpenting adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai anjuran. Dengan pengobatan teratur, kondisi pasien dapat lebih stabil dan risiko kambuh bisa ditekan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif, melainkan turut mendukung proses pemulihan pasien agar dapat kembali beraktivitas secara normal.
Kepala Desa Banyuputih Kidul, Samsul Arifin, menyampaikan bahwa keberadaan warga ODGJ di wilayahnya menjadi perhatian bersama pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa pihak desa terus berupaya melakukan pendataan, pengawasan, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan Babinsa dalam penanganannya.
“Kami bersama pihak terkait terus memantau kondisi warga ODGJ agar tetap mendapatkan pengobatan dan perhatian yang layak. Harapannya, mereka bisa lebih stabil dan tidak menimbulkan kekhawatiran di lingkungan,” ujarnya. (Tim).


