Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinergi Babinsa dan Warga, Jalan Dusun Sumbergentong Kini Lebih Aman dan Rapi

Foto: tim
SUARASATUNEWS.ID, Lumajang – Guna menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya genangan air saat musim hujan, Babinsa Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Irfan Masruri, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga membersihkan drainase dan memangkas ranting pohon di kanan kiri jalan di Dusun Sumbergentong RT 002 RW 005, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat. Pembersihan drainase difokuskan pada saluran air yang mulai tertutup lumpur dan sampah, sedangkan pemangkasan ranting pohon dilakukan untuk mengantisipasi ranting patah yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Serda Irfan Masruri mengatakan bahwa kerja bakti bersama warga merupakan salah satu cara efektif untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini bertujuan agar saluran air tetap lancar dan tidak tersumbat, sehingga dapat mencegah banjir atau genangan. Selain itu, pemangkasan ranting pohon juga penting untuk menjaga keselamatan warga yang melintas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sumbergentong, Hamid, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut sehingga kerja bakti pembersihan drainase dan pembersihan kanan kiri jalan dapat terlaksana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu ikut turun langsung bersama warga. Kehadiran beliau menambah semangat gotong royong masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan kerja bakti seperti ini terus dilakukan secara rutin agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk seluruh warga.

Melalui kerja bakti tersebut, sinergi antara Babinsa dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih terus hidup dan menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan desa yang lebih baik. (Tim).